Aku meyakinkan diri bahwa hidup harus tetap kujalani. Detik terus melaju . Segala pencapaian perlahan tumbuh, bersamaan dengan keputusanmu yang tiba-tiba menyudahi kebersamaan, yang sebetulnya belum sempat kita awali. Memperbaiki diri; bukan alasan untuk kita melangkah menyendiri. Rasanya, tak ada sedikitpun sesal itu ketika kau dengan ringan hati memintaku pergi. Dan aku melakukannya kali ini. Entah pada kali keberapa, ketika aku menyadari bahwa bertahan ketika tidak diinginkan, hanya akan membuatku terluka sendirian. Pada pertahanan yang menyesakkan, yang akhirnya mau-tidak mau harus berujung mengikhlaskan.
Sungguh. Aku tidak ingin berlama-lama seperti ini. Aku ingin kita berbalik arah. Karena aku menyadari, tanpamu, langkahku tak tentu arah. Aku ingin menyudahi dingin ini. Sebelum semua dirasa beku untuk memahami arti mencintai.


